Sunday, 27 September 2015

Ini Bahasan Intervensi DPR Terhadap Bank Indonesia

Permintaan anggota parlemen agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit kebijakan Bank Indonesia (BI) disayangkan. Upaya itu dinilai sebagai intervensi, sehingga BI tidak memiliki independensi dan kredibilitas dalam mengambil kebijakan. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, sikap DPR tersebut dapat membuat pasar semakin khawatir terhadap perkembangan ekonomi di dalam negeri. Pasalnya, Kebijakan Bank Indonesia gejolak nilai tukar yang terjadi sekarang terjadi di seluruh negara, sehingga kredibilitas pemerintah Intervensi dan BI untuk mengatasi pelemahan rupiah menjadi perhatian. Dalam penilaiannya, BI sudah cukup jeli dalam mengatasi gejolak nilai tukar rupiah



Ini Bahasan Intervensi DPR Terhadap Bank Indonesia

No comments:

Post a Comment