Sunday, 22 February 2015

Hukuman mati narkoba

Hukuman pancung Kementerian Perhubungan mengakui masih lemahnya hukuman atau punishment yang diterima maskapai penerbangan yang \’nakal\’. Hal itu dikatakan oleh Staf Khusus Menteri Perhubungan, Hadi Mustofa Djuraid. \”Kalau kita mengacu pada regulasi yang ada, sanksi (terhadap maskapai) sangat terbatas. Dan sanksinya tidak memberikan efek jera,\” kata Hadi dalam diskusi bertema \’Ayo http://datawise.navajocountyaz.gov/splash.aspx?link=http://smart-detox.web.id/ Benahi Transportasi Udara\’ yang digelar Smartfm, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2015). Hadi menuturkan, kejadian delay panjang Lion Air memacu pihaknya untuk merevisi regulasi yang ada. Agar kejadian delay Lion Air yang merugikan masyarakat banyak tidak terulang di waktu mendatang. \”Kejadian Lion Air menjadi titik masuk untuk membuat regulasi


baru,\”ujarnya. Masih kata Hadi, pihaknya telah memberikan hukuman kepada Lion Air atas delay http://unid.bsu.edu.ru/bitrix/redirect.php?event1=out&event2=&event3=&goto=http://smart-detox.web.id/ berkepanjangan yang kemarin terjadi. Menurutnya, Kemenhub telah mencabut izin rute baru yang sedang diajukan maskapai milik Rusdi Kirana tersebut.



Hukuman mati narkoba

No comments:

Post a Comment