Seniman adalah Apa yang tersisa dari peperangan? Tak ada, kecuali kesedihan dan kehancuran.\” Tak apa jika tidak sepakat, tapi jawaban seperti apa yang bisa terlontar tentang peperangan setelah melihat kematian dan kesedihan bertebaran di tanah-tanah yang berkonflik itu? Beberapa hari lalu dunia internasional digemparkan oleh sebuah foto yang beredar di dunia maya. http://feathersbb.com/the-myth-of-mental-illness.html Tentang seorang bocah berusia 3 tahun yang ditemukan tewas, terbujur kaku tak bernyawa di tepi pantai di laut Turki. (baca selengkapnya tentang Aylan, disini) Tak berapa lama kecaman dan simpati publik terdengar dari berbagai sudut. Aylan, bocah berusia 3 tahun ini hanyalah satu dari ratusan bahkan jutaan korban lainnya dari
sebuah peperangan yang entah untuk apa dan demi apa. Seniman dunia turut merespon kehebohan ini. Melalui tangan \’ajaib\’ mereka menyindir kemanusiaan dunia sekarang ini. Ilustrasi-ilustrasi hasil karya mereka yang terinspirasi dari si malang Aylan dan kawan-kawannya yang lain menyadarkan http://feathersbb.com/what-does-free-really-mean.html kita bahwa, jangan-jangan, hari ini, kemanusiaan hanyalah mitos belaka. Dilansir dari laman the-open-mind.com (4/09) berikut, cara seniman merespon kisah tragis Aylan :
Seniman adalah
No comments:
Post a Comment