Thursday, 24 September 2015

Panen tomat per hektar

Panen tomat dibuang Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, saat ini pemerintah telah membantu para petani tomat dalam menyerap hasil produksinya. Belakangan ini, para petani tomat nasional banyak yang membuang tomat hasil produksinya lantaran harga jual dari tomat itu dibanderal sangat murah. Harga tomat sendiri sempat menyentuh angka Rp100 per kilogram (kg). \”Sudah, http://neworientexpress.com/index.php/2015/09/23/important-strategies-for-purchasing-a-dependable-laptop-computer/ kita mengolah. Sudah ada. Pemerintah ikut membantu, selalu hadir,\” kata Amran di Jakarta, Kamis (24/9/2015). Dalam penyerapan hasil panen tomat petani, Amran menuturkan, pemerintah menyerapnya dengan membuka toko tani Indonesia. Di mana, toko yang berjumlah 1.000 dan tersebar diseluruh pasar tradisional nasional ini menjadi tempat penyerapan hasil panen petani. \”Ini


bisa memangkas supply chain, rantai pasok dari pangan,\” tambahnya. Amran menjelaskan, 1.000 toko tani Indonesia ini sudah terealisasikan 40 toko, dan sudah mulai menyerap hasil panen petani berupa http://emergenceproductions.com/every-thing-you-should-know-regarding-laptop-computers-generally/ produk holtikultura dan juga pangan. \”Itu karena kerja keras pemerintah, arahan bapak presiden, minimal sekali seminggu telpon kami dan mengarahkan untuk memperhatikan petani,\” tandasnya.



Panen tomat per hektar

No comments:

Post a Comment