Saturday, 26 September 2015

Mahasiswa bsi

Mahasiswa unswagati Kepolisian Resor Kota Besar Semarang menangkap dua mahasiswa palsu, Muhammad Wahyudi dan Saraichsan Teguh Maulana alias Ceper, dengan tuduhan maling motor. Begitu lihainya Wahyudi dan Ceper menggasak motor orang, dalam tempo satu setengah bulan, mereka mampu membawa kabur 15 unit kendaraan roda dua tersebut. Perinciannya, Wahyudi yang merupakan warga http://devofest.com/homemade-acne-treatments-are-they-really-working/ Kabupaten Tegal dan Ceper yang merupakan warga Gajahmungkur, Semarang ini menggasak empat unit motor di Kampus Universitas Negeri Semarang dan 11 unit motor di Universitas Diponegoro. Kisah maling mereka berhasil dibongkar, setelah Polisi menangkap Wahyudi yang kepergok tengah mencuri motor di Unnes pada Sabtu pekan lalu. \”Saya bingung tidak punya


penghasilan,\” kata Wahyudi di Kantor Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/9/2015). Pria 24 tahun itu mengaku biasa maling motor bareng Ceper. \”Biasanya kami mencuri sama-sama. Kadang juga sendiri. Motor langsung kami jual dan hasilnya dibagi dua, \” ungkap Wahyudi menegaskan. Saat beraksi di lingkungan kampus, Wahyudi dan Ceper berdandan rapi bak mahasiswa. Kebanyakan motor jenis matic yang digondol mereka. Hasil curian mereka, kata Wahyudi, dijual ke penadah di wilayah Gayamsari, Semarang, bernama Purnomo, dengan harga Rp 1,5 sampai Rp 3 juta. Purnomo kemudian menjual kembali ke penadah di Kudus, Jawa Tengah, dengan mengambil untung Rp 500 ribu per unit. Kapolrestabes


Semarang Komisaris Besae Burhanuddin mengatakan Wahyudi dan Ceper sudah lama diincar aparat. \”Pelaku ini meresahkan masyarakat. Terutama dilingkungan kampus. Mereka tergolong spesialis, \” unkap Burhanuddin. Menurut Burhanuddin, Polisi sudah menyita untuk barang bukti berupa sebuah kunci T modifikasi, tiga unit motor curian yakni Suzuki Satria fu H 4814 MY, Honda Vario H 2020 YW, http://devofest.com/credit-your-prior-experience-with-online-life-experience-degrees/ dab Honda Supra H 2851 RQ. Turut disita dua unit motor Vario H 2447 APG dan Yamaha RX King H 5756 EZ yang digunakan pelaku, serta puluhan suku cadang yang diduga berasal dari motor curian.



Mahasiswa bsi

No comments:

Post a Comment