Friday, 4 September 2015

Langit selatan

Langit tak mendengar Ini adalah cerita Wangogira. Kisah warga pedalaman yang masih mempertahankan tradisi. Desa yang terkenal dengan kualitas padinya ini merupakan sebuah desa yang meski memiliki jarak yang jauh dari perkotaan, tak pernah sepi dengan aktivitas. Aktivitas menanam padi, menjadi sumber pencaharian utama warga Wangangira. Desa Wangogira terletak di kecamatan Tobelo Barat, http://obatbenjolandileher.net/experiencing-a-good-apple-ipad-take-a-look-at-these-pointers.php Kabupaten Halmahera Utara. Desa ini dikenal dengan tanaman padi yang tumbuh di aliran sungai. Namun tidak diketahui siapa yang menanam padi tersebut. Padi-padi ini tumbuh dengan sendirinya di tanah subur Wangongira, sebagai bentuk berkah dari yang kuasa. Padi yang tumbuh di aliran sungai ini digunakan masyarakat adat Tobelo Dalam sebagai


petunjuk kualitas panen mereka. Mereka akan memulai menanam setelah padi-padi di aliran sungai tersebut telah tumbuh subur. Tidak hanyak dinikmati warga setempat, desa yang indah dan asri inipun ikut menarik perhatian wisatawan. Wisatawan yang datang bertujuan untuk menikmati suasana pedesaan yang indah dengan sungai-sungai yang mengalir. Warga setempat juga sangat ramah dan terbuka dengan para wisatawan. Desa ini berjarak 54 km dari kota Tobelo. Melihat tradisi yang kental http://gamesbadge.com/discover-these-types-of-must-know-advice-on-your-own-apple-ipad/2367 di sini akan membuat lelah Anda terbayarkan setelah berjalan jauh. Salah satu tradisi yang masih dipertahankan warga seniornya adalah memanjangkan jenggot.



Langit selatan

No comments:

Post a Comment