Kabut asap di palangkaraya Usaha perhotelan di Sumatera Selatan terancam gulung tikar, dikarenakan kabut asap yang kerap menyelimuti wilayah Sumatera. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Erlan Aspiudin mengatakan, kabut asap yang terjadi dua bulan terakhir membuat pendapatan bisnis perhotelan turun drastis. \”Penurunan pendapatan mencapai 20 persen lebih,\” kata Erlan kepada wartawan, http://marinapedrena.com/fasting-for-acnehmm/ Jumat (25/9/2015). Dia melanjutkan, kabut asap menyebabkan jadwal penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, terganggu bahkan dibatalkan. Akibatnya berpengaruh terhadap agenda dan jumlah wisawatan yang urung berkunjung. \”Penerbangan terganggu akibat asap, banyak yang membatalkan niat terbang ke Palembang. Imbasnya pendapatan dari kunjungan hotel menurun,\” sambungnya. Bahkan, ada
beberapa event seperti seminar nasional dan kegiatan skala lokal dibatalkan. Karena udara di http://marinapedrena.com/college-books-tips-and-tricks-for-saving-money/ Palembang berbahaya untuk kesehatan. \”Jika situasi ini berlangsung lama, tidak menutup kemungkinan banyak bisnis perhotelan yang stagnan bahkan terancam gulung tikar,\” pungkasnya.
Kabut asap
No comments:
Post a Comment